CERITAKU

ternyata hidup tidak semudah yang kubayangkan, ayah. saat yang ain hanya memikul satu masalah dengan tujuan yang sama denganku, aku memikul banyak hal yang terkadang hampir tidak bisa kupecahkan. meskipun disela-sela kesibukaku aku menerima banyak cacian yang membuat air mataku mengalir, aku berusaha kuat, ayah. terkadang aku berfikir, sampai kapan aku akan bertahan. sampai usiaku hari ini tidak pernah kau membuatku semenderita ini. aku tidak menyalahkan siapapun termasuk tuhan sekalipun, karena ini sepenuhnya kesalahnku yang sudah mengambil jalan ini. ayaah, jagalah kesehatnmu sampai aku menyelsaikan semuanya. jika bisa kutebus dan kubayar kesehatanmu dengan kesehatanku, akan ku lakukan saat ini asal kau berjanji hidup seratus tahun untukku....!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HUTAN DATARAN RENDAH

Mengapa Kurikulum harus Berubah?” Kurikulum Merdeka” (Kegiatan Aksi Nyata 2)

FILOSOFI TENTANG SEL